Senin, 21 Mei 2012

KU INGIN PERGI DALAM KEINDAHAN TUHAN


Sebuah Puisi ungkapan hati mengenai kehidupan diri Si Penulis 

Sampai saat ini pun..
Ku masih belum mampu untuk menghadapi kenyataan ini...
Ku masih belum mampu untuk menggapai anganku ini
Diriku tak bsa membohongi hatiku..
Terkadang ku slalu berfikir untuk melupakan smua ini
Namun, luka dalam hati ini terlalu dalam
Ku belum mengerti arti jalan hidupku slama inii
Bahkan aku pun tak mengerti apa kebahagiaan itu
Ku sama sekali tak bisa mengungkiri akan ketidaktahuanku saat ini
Sama skali ku tak tau apa itu hidup
Ku bertahan hingga saat ini untuk memahami smua ini
Tapii tetap sajaa..
Luka ini sudah terlalu dalaam hingga tak bisa memudar seiring jalanya waktu

Ku slalu mencoba untuk bertahan menghalangi kebencian ini datang kembali
Namun, semuanya sia sia..
Angin yang sedang menerpa pepohonan pun tak bisa meruntuhkan luka ini
Ku sudah beranjak jalan menuju bukit itu
Namun, angin sekeras apapun tetap saja tak bisa meruntuhkan keterpurukan ini
Ku mencoba menuju yang lebih tinggi lagi
Angin pun menerpaku hingga aku terjatuh
Angin yang membuatku tak bisa bangun dari jatuhya tubuhku inii
Sama sekali tidak membantu diriku untuk meruntuhkan luka ini

Ku melihat aliran sungai deras itu
Dari atas bukit yang tinggi diiringi dengan terpaan angin keras itu
Ku melihat derasnya air yang mengalir..
Ku takjub dengan hal ini
Air itu bisa memudarkan warna baju yang sedang dibawanya
Air itu bisa melarutkan darah seekor beruang yang sedang terluka
Tapi tidak dengan jalan kehidupanku ini
Saat ku diterpa angin
Diiringi dengan air inii..
Tetap saja luka yang ada dalam diri ini tak bisa larut dalam waktu
Bahkan air itu tak bisa memudarkan luka yang terlanjur melekat dalam diri ini

Bukan ku tak tau adanya Tuhan
Bukan ku tak percaya adanya Tuhan
Namun, ku tetap saja tidak mampu mengungkiri keterpurukan hidup ini
Sejak ku telah membuka mata ke dunia ini
Ku tak pernah melihat sebuah arti kehidupan yg sempurna dalam diri ini
Bahkan sedikit saja ku tak pernah tersentuh oleh kebhagiaan itu
Ku melihat insan yang berada di hadapanku saat ini
Ku melihat mereka sangat bahagia sekali
Ditemani dengan secangkir kehidupan itu
Mereka tertawa gembira, mereka tersenyum tulus
Padahal hanya ada secangkir kehidupan di dalamnya
Sedangkan aku,
Sepucuk sencok teh saja tak ada harapan pada diriku untuk bahagia
Ku hanya mendapat senyuman dari teman-temanku
Itupun tak setulus senyuman mereka yang sedang dihadapanku

Berulang kali ku telah memohon kepada Tuhan
Jika memang ku tak diijinkan untuk tau apa arti jalannya kehidupan ini
Rasanya ku ingin meninggalkan dunia ini
Diriku sudah tak tau lagi harus ke arah mana aku berjalan
Keterpurukan ini yang membawaku sampai pada pikiran ini
Rasanya ku ingin memudarkan sejuta harapan yang telah tersirat dalam benak ini
Rasanya ku ingin pergi dari dunia ini
Untuk melihat keindahan Tuhan yang akan diberikan padaku

Ku ingin melihat sebuah sinar Tuhan yang akan menghampiriku
Melihat indahya Tuhan yang sesungguhnya
Yang akan menyambutku
Mengasihiku
Memberikan kehidupan yang baru untukku
Memberikan tempat terindah dalam hidupkuu.
Karena
Ku tak pernah merasakan
Ku tak pernah tau dan tak pernah mengerti
Jalan hidup apa yang diberikan Tuhan padaku
Dan
Sampai saat ini pun ku tak pernah tau apa arti KEBAHAGIAAN  itu 



 Karya : Maya Adhe P.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar